Presma ITB Ahmad Dahlan Jakarta : Apresiasi Presiden Jokowi Ketika Pakai Baju Adat Baduy Banten Di Acara Sidang Tahunan MPR

0

Kilasberit.id | Jakarta – Presiden Jokowi selalu memperlihatkan ciri khasnya sebagai bangsa Indonesia yang kaya dan beragam akan kebudayaan di pidato kenegaraan sidang tahunan MPR.

Indonesia kaya akan keberagaman budaya di setiap daerahnya mulai dari pakaian adat, bahasa, alat musik, tarian, dan yang lain sebagainya. Seiring perkembangan zaman sedikit orang yang melek akan kebudayaan tersebut padahal budaya Indonesia merupakan warisan dari para leluhur bangsa untuk dilestarikan dan dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia itu sendiri.

Tahun 2020 lalu Presiden Jokowi berkesempatan untuk memakai baju adat sabu dari NTT di pidato kenegaraannya, dan tahun ini Presiden Jokowi memperlihatkan kebudayaan Indonesia yang berasal dari daerah provinsi Banten, yaitu pakaian adat Baduy Banten di pidato kenegaraan sidang tahunan MPR RI.

Faisal Abdul Rachman, Presiden Mahasiswa ITB Ahmad Dahlan Jakarta menilai Presiden Jokowi telah menunjukan jiwa dan kepribadian sebagai bangsa Indonesia yang kaya dan beragam akan kebudayaan. Jadi, beliau sangat mengapresiasi dan berterimakasih banyak atas apa yang ditunjukan Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraan tersebut.

Baca Juga :  Lulus Seleksi Administrasi CPNS, Kemenkumham Jaring 316.554 Orang

“Saya sangat mengapresiasi sekali atas apa yang telah ditunjukan oleh Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraan di sidang MPR tersebut, karena atas apa yang telah dilakukannya itu Presiden Jokowi menunjukan bukti bahwa beliau telah menjaga nilai-nilai kebudayaan dan juga melestarikan kebudayaan Indonesia,” Ujar Faisal pada saat diwawancarai.

Selain itu Faisal juga mengatakan bahwasanya Presiden Jokowi telah memperlihatkan kepada publik tentang kepeduliannya terhadap budaya yang semakin sini semakin redup ditengah perkembangan jaman. Selain itu, ini juga memacu semangat menjunjung tinggi kebudayaan dan meningkatkan karakter kebudayaan dalam berbangsa dan bernegara.

“Sebagai seorang Presiden, sudah sepatutnya menunjukan nilai-nilai kebudayaan di masyarakat, karena pemimpin itu merupakan role model bagi para masyarakat demi menumbuhkan rasa kepedulian dan menjunjung tinggi akan kebudayaan,” ujar Faisal pada konfirmasi, Jum’at (20/08/2021)

Baca Juga :  Sambut Hari Bhayangkara, Polda Sumut Telah Vaksinasi 72.506 orang dan 10.053 Over Kapasitas

Tindak lanjut dari pemakaian baju adat Baduy Banten tersebut Presma ITB Ahmad Dahlan Jakarta menilai itu sebagai bentuk apresiasi dari presiden Jokowi terhadap Banten yang telah cepat tanggap dalam menanggapi acara vaksinasi covid 19 ini. Yang mana kini Provinsi Banten sudah mencapai cakupan diatas 80% yang sudah mengikuti program vaksinasi.

“Ada maksud lain selain menjunjung tinggi nilai kebudayaan tersebut, yaitu sebagai apresiasi Presiden Jokowi sebagai pemimpin negara dalam penanganan covid 19 dan ikut serta mensukseskan program vaksinasi pemerintah demi hidup sehat dan Indonesia Maju, Sehat, Bersih, Aman dan Damai,” Ujar Faisal

Keberagaman budaya ini disatukan oleh pemersatu yang menjadi semboyan negara, yaitu “Bhineka Tunggal Ika.” Tentunya semangat yang dibawa oleh Presiden Jokowi ini dengan memaikai pakaian adat Baduy Banten merupakan semangat kebhinekaan yang menjadi semangat pemersatu bangsa dari seluruh masyarakat Indonesia. (Alfa ruliandi)

Red. Fhari/
Publikasi : kilasberita.id

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Don`t copy text!