Satgas Yonif 512/QY Berikan Penyuluhan Warga Binaan, Aksinya Perlu Ditiru

0

Keerom – Satgas Yonif 512/QY menggelar penyuluhan tentang cara pengolahan hasil kebun kepada Warga Kampung Wonorejo, Pir IV di Pos Kotis Distrik Mannem, Kabupaten Keerom Papua.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat ketika di Konfirmasi. Sabtu (28/08/2021)

Penyuluhan yang digelar untuk melatih masyarakat setempat tentang bagaimana cara pengolahan hasil kebun. “Hal ini dilakukan karena melihat hasil kebun berupa pisang, talas dan singkong yang melimpah namun belum dikelola dengan baik”.

Disamping tugas pokok sebagai pengaman perbatasan, Satgas Yonif 512/QY mempunyai program yang salah satunya adalah mendorong masyarakat dalam kemandirian ekonomi.

Baca Juga :  Malam Menjadi Target Operasi PPKM Darurat Koramil Leuwiliang

Kegiatan tersebut berisi tentang bagaimana mengelola hasil bumi agar dapat meningkatkan nilai jual di pasaran. Beberapa produk hasil olahan siap saji, antara lain : kripik singkong, kripik pisang, sale pisang.

Dengan produk olahan siap saji yang bervariasi tersebut selain dapat meningkatkan nilai tambah juga membiasakan masyarakat tidak menjual hasil bumi yang masih mentah.

Selain itu masyarakat juga dilatih bagaimana mengemas hasil olahan siap saji tersebut ke dalam wadah yang higenis, menarik dan dapat bertahan lama.

Baca Juga :  Kunjungi Sekolah di Ujung Timur Indonesia, Satgas Yonif 512/QY Terima Apresiasi Dari Kepala Sekolah

Kegiatan penyuluhan mendapat sambutan cukup baik dari masyarakat wilayah Keerom khususnya Kampung Wonorejo Pir IV dan masyarakat banyak yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Dansatgas berharap dengan adanya penyuluhan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat dalam berwirausaha mandiri. Para petani yang biasa menjual hasil bumi secara langsung ke pasar, berkat keahlian mengolahan bahan mentah menjadi olahan siap saji akan dapat meningkatkan pendapatan mereka.(Pen Yonif 512/QY)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Don`t copy text!