Wanadri dan Mapala UI Adakan Program  Vaksinasi Tahap 1 Di Kaki Gunung Gede Pangrango

0

BOGOR- Sukarelawan Montana selaku  Mitra kerja sejajar Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede – Pangrango ( BBTNGGP) bersama Organisasi penggiat alam Wanadri dan Mapala UI yang tergabung dalam satu wadah bernama Mandalawangi. mengadakan  Program Vaksinasi Covid 19 kepada masyarakat di sekitar kawasan kaki Gunung Gede – Pangrango.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dari tanggal 28 dan 29 Agustus 2021. Pihaknya mengatakan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid – 19 dan mendorong pemulihan Pariwisata dan Perekonomian masyarakat disekitar kawasan Gunung Gede – Pangrango.

“Gunung Gede – Pangrango  merupakan kawasan Konservasi  sasaran utama pengunjung wisata kegiatan alam bebas  wisata berkemah dan mendaki gunung dengan akses paling mudah dijangkau oleh berbagai kalangan yang ingin menikmati keindahan Panorama yang ada disana”. Ujar Ahmad Zaini Takbir Ketua Sukarelawan Montana ke media

Baca Juga :  Balita Agus prandana Ini Derita Asma dan Infeksi Paru-paru, Butuh Uluran

Menurutnya Semenjak Pemerintah mengeluarlan keputusan dan Perpanjangan waktu masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sangat mempengaruhi kegiatan  sosial – ekonomi masyarakat sekitar kawasan BBTNNGP yang sebagian besar pendapatannya mengandalkan para pengunjung wisatawan lokal maupun asing.

Program Vaksinasi Covid – 19 ini diselenggarakan ,selain mencegah penyebaran virus Covid – 19 sebagai langkah – langkah  mengatasi dampak terhadap persoalan sosial – ekonomi masyarakat di sekitar kawasan Gunung Gede – Pangrango.

Baca Juga :  Melalui Laznas DPF, 1.071 Mustahik Terima Zakat dari PT Herfinta

” khususnya warga Desa Cimacan kecamatan Cipanas, wilayah pintu masuk utama pendakian Gunung Gede – Pangrango”. Ungkapnya

Ia menjelaskan diwilayah tersebut sangat berdampak besar pada keberlangsungan hidup sebagian besar masyarakat yang mengandalkan  mata pencarian dari pengunjung  wisata air terjun dan mendaki gunung diareal kawasan konservasi BBTNGGP.

“Selama diberlakukan PPKM ditutup sampai batas waktu yang ditentukan sebelum dinyatakan aktifitas  pendakian aman dari Covid – 19”. Tutupnya ( red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Don`t copy text!