23 Tahun Lamanya, Wancana Pemekaran Borbar Jangan Dijadikan Kepentingan Politik dan Habiskan Anggaran Daerah

0

BOGOR- Beragam tanggapan positif dan negatif tentang isu pemekaran sudah berjalan sekitar 23 tahun namun belum ada kepastian yang jelas bisa dan tidaknya untuk pemekaran Kabupaten Bogor Barat.

Isu pemekaran tersebut kembali ramai dibicarakan paska Forum Persiapan Pemekaran Bogor Barat melakukan sarasehan di wilayah Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor pada Minggu ( 03/10/21) lalu.

Salah satu Warga Cemplang Sambas Alamsyah menanggapi isu pemekaran Kabupaten Bogor Barat, Menurutnya isu tersebut cerita yang menghabiskan energi, anggaran yang cukup besar dan dibilang untuk dijadikan  kepentingan politik.


” Itu Isu lama makanya saya di undang dalam sarasehan tidak hadir. Karena menurut saya wancana tersebut jalan ditempat menunggu dan menunggu pencabutan maratorium oleh presiden”. Ujar Sambas

Sambas mengatakan yang perlu dibahas atau diskusikan bagaimana BAPEDA LITBANG  dalam membangun Kabupaten Bogor bagian barat secara merata dan terukur.

“Rencana pembangunan lima tahun usulnya itu yang perlu di kawal agar percepatan pembangunan lebih baik  untuk persiapan daerah itu terpisah dari kabupaten induknya”. Ungkapnya

Baca Juga :  Kunjungan Sekda ke Leuwiliang Bogor Sentil Pemekaran

Sambas setuju Kabupaten Bogor bagian barat mekar dan itu sebagai harapan pribadinya dan masyarakat. namun kata Sambas wacana tersebut jangan di jadikan ajang kepentingan politik.

Sementara itu Ketua PASI Oman Pribadi menanggapi acara kegiatan Forum Persiapan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat secara arif dan bijaksana.

Oman berharap Kegaitan dan wancana pemekaran tersebut dapat menghasilkan solusi yang terbaik bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan dan menghabiskan Anggaran Daerah tanpa ada hasil yang diharapkan masyarakat.

” Tentunya yang perlu di jadikan agenda bagai mana untuk bisa mencabut moratorium, jika hanya membahas titik kota atau tata kelolahnya untuk pemerintahan kabupaten Bogor itu teknis dan sah sah saja, namun moment ini jangan di manfaatkan untuk kepentingan pribadi yang mengharapkan anggaran atau menggiring investor”. Imbuhnya

Ketua LSM PASI meminta semua pihak duduk bersama dan membahas tersebut secara terbuka dan serius dalam memperjuangkan cita-cita masyarakat.

Baca Juga :  Muhammad Nasir Terpilih Lagi Sebagai Keuchik Gampong Jawa Kecamatan Idi Rayeuk Periode 2021-2027

”  saya minta semua pihak terbuka dan serius untuk memperjuangkan CPDOB Karena itu hak warga untuk lebih sejahatara lagi. Jangan yang lebih di tonjolkan keinginan pribadi”. Tungkasnya

Wakil Ketua Paguyuban Kepala Desa Se-Bogor Barat Subhan yang menghadiri acara sarasehan mengatakan keinginan taun dirinya dalam menanggapi isu pemekaran Kabupaten Bogor bagian Barat.
Menurutnya Kunci Pemekaran tersebut adanya ditangan masyarakat dan kepala Desa wilayah Bogor bagian barat . Meskipun Subhan tidak mendapatkan undangan secara resmi dari forum tersebut.

” meskipun tidak ada undangan yang resmi di acara Saresahan, saya hanya ingin tahu apa yang akan di bahas dalam acara tersebut, kita sebagai Kepala Desa mempunyai sikap politik/ Pandangan. Jadi dan tidak jadinya pemekaran akan berdampak kepada Pemerintah Desa,  Karena Pemdes langsung bersentuhan dengan kebijakan warga dan kemauan warga”. Pungkasnya ( Sep Hurung)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Don`t copy text!