Bem FP Universitas Medan Area Lakukan Bina Desa Dengan Inovasi Olahan Kripik Sayur

0

Medan |Kilasberita.id – Badan Eksekutif Fakultas Pertanian Universitas Medan Area merupakan salah satu organisasi kemahasiswaan yang berhasil lolos dalam kegiatan Program Wira Desa yang diselenggarakan oleh Ditjen Belmawa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Program ini diikuti oleh 1.501 proposal dan hanya 81 proposal kegiatan yang lolos dalam program tersebut.

BEM Fakultas Pertanian memberikan alternatif solusi program untuk mengatasi berbagai permasalahan di Desa Gurusinga diantaranya yaitu adanya limbah wortel yang tidak lolos grade untuk dijual. Kemudian dari program wira desamelakukan Bina desa di Desa Gurusinga Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo yaitu pembuatan kripsa keripik sayur yang di mana keripik sayur ini kita buat dari tanaman sayuran yang ada di desa Gurusinga yaitu wortel dan bayam. yang di hadiri langsung oleh kepala desa gurusinga dan beberapa perwakilan dari Ibu – Ibu dari PKK pada hari sabtu(09/10) lalu.

Dalam proses pembuatan kripsa dijelaskan langsung oleh Nabila dan Wiki selaku penanggung jawab pelatihan untuk ibuk pkk. pembuatan cripsa yang ada di desa Gurusinga sengaja kami lakukan untuk memajukan Desa Gurusinga dengan pemanfaatan dari hasil pertanian yang ada di desa Gurusinga Kecamatan Berastagi. Yaitu pembuatan kerupuk wortel dan keripik bayam Ide ini ini dimiliki kawan-kawan mahasiswa dari program Wira desa dari Fakultas Pertanian Universitas Medan area.

Baca Juga :  Tatang Rasmana, S.Pd Susun Struktur Pengurus PGRI Kec. Cibinong Periode 2021-2026

Menurut ibuk Tiur Selaku perwakilan masyarakat dan ibuk PKK “Pengolahan pengelolahan kerupuk wortel dan keripik bayam sangat membantu kami dalam berinovasi untuk memajukan UMKM yang ada di desa Gurusinga.Kemudian kami berterima kasih juga kepada adik-adik mahasiswa dari Universitas Medan area yang telah membukakan jalur kami untuk bangkitkan usaha dari hasil pertanian yang kami miliki. Kemudian pula dari pembuatan kerupuk wortel dan keripik bayam ini semoga dapat membantu perekonomian baik masyarakat di desa guru singa” Ucapnya.

Program wira desa langsung dijelaskan oleh ketua pengusul Muhammad Syahri menjelaskan tentang program Wiradesa ini bagaimana nanti kedepannya ketika UMKM ini dapat memajukan pendapatan perekonomian yang ada di Desa Gurusinga yang di mana sama-sama kita ketahui Desa gurusinga ini memiliki potensi yang begitu baik dari sektor pertaniannya. jadi saya berharap untuk kedepannya masyarakat gurusinga ini dapat memanfaatkan hasil pertanian untuk menjadikan desa gurusinga yang menciptakan produk yang unggul untuk pembuatan kripik sayur (kripsa).

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel gelar FGD dengan IDUKA Di Bidang SMK

Sutra Gurusinga selaku kepala desa Gurusinga juga mendukung penuh kegiatan dari program Wiradesa ini yang diselenggarakan oleh Dikti yang disalurkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Medan area semoga kedepannya Desa gurusinga ini menjadi salah satu desa yang menghasilkan produk yang begitu diminati oleh masyarakat luar yang dimana juga salah satu Desa kita ini memiliki desa wisata yang begitu dilirik oleh wisatawan”ucap nya selaku kades.

Rinto Selaku Gubernur Fakultas Pertanian UMA juga menyampaikan ” Saya berharap penuh kepada masyarakat dengan adanya program Wiradesa ini yang diselenggarakan di Desa grusinga Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo dapat meningkatkan perekonomian warga Desa gurusinga yang selama ini kita ketahui bahwasannya wortel dan bayam hanya digunakan untuk bahan masakan sayuran ternyata wortel ini bisa diolah menjadi kerupuk dan bayam bisa diolah menjadi keripik”ucapnya.
(AIS)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Don`t copy text!