Nunqi Rizqiah : Kepimpinan Islam Masa Kini

0

Kilasberita.id | Ruang Opini – Islam apabila ditelaah secara mendalam, bukan hanya mengajarkan tentang teologi, ritual, dan etika saja, melainkan mencakup kepada seluruh aspek kehidupan manusia. Islam juga mengajarkan tentang prinsip-prinsip sains, teologi, teknologi, termasuk dalam bidang sosial, ekonomi hukum dan politik.

Pada Era Nabi Muhammad abad ke-14 ajaran yang dibawanya tetap berlaku hingga saat ini, tidak dapat diragukan lagi bahwasannya dibawah kepemimpinan Nabi Muhammad telah membuat suatu langkah yang lebih maju serta mencolok dalam bidang sosial dan politik.

Para penulis-penulis barat pun mengakui keberhasilan Nabi Muhammad dalam memimpin, salah satunya seorang penulis yang bernama Michael H Hars dikutip dalam bukunya ia mengatakan bahwa Muhammad adalah seorang pemimpin dengan pringkat tertinggi dunia. dia merupakan satu-satunya pemimpin yang berhasil dalam meraih kesuksesan dalam hal spiritual maupun dalam bidang kemasyarakatan, Hart mencatat bahwa muhammad adalah orang yang berhasil mengelola bangsa yang awalnya terpecah-belah, terbelakang dan egoitis, menjadi bangsa yang maju dalam bidang politik, ekonomi, sains, militer, bahkan beliau sanggup mengalahkan pasukan romawi yang saat itu yang memiliki kekuatan pasukan yang paling kuat di dunia (Hart, 2005).

Tidak dapat diragukan lagi, bahwasannya dibawah kepemimpinan Nabi Muhammad. Masyarakat islam mampu membuat suatu langkah lebih maju dalam hal sosial dan politik. Struktur yang dibentuk dalam masa kepemimpinan Nabi Muhammad sangat diperlukan bagi para khilafah untuk dapat memberikan landasan organisasi bagi imperium dunia.

Robert N Bellah seorang sosiologis politik mengatakan bahwa bukan Amerikalah yang memulai pemerintahan demokratis, tetapi nabi Muhammad yang telah melakukannya sejak 14 abad silam. Sudah sangat jelas bahwa Nabi Muhammad merupakan tokoh yang sangat berpengaruh dalam perkembangan zaman saat ini. dimana pemikiran-pemikirannya telah menjadi dasar dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. Tapi jika diamati secara detail pada saat ini dasar-dasar keilmuan islam sangat jauh dari kehidupan masyarakat, karena banyak yang beranggapan bahwa islam hanyalah sebuah agama atau aliran yang dianut masyarakat.

Padahal islam sendiri merupakan pondasi bagi manusia dimana semua tatanan kehidupan sudah diatur dalam islam dan terlulis di dalam kitab suci Al-Quran. Sungguh sangat jauh tatanan kehidupan manusia saat ini dengan apa yang sudah dicontohkan Nabi Muhammad dengan kondisi saat ini, dimana banyak orang yang lalai terhadap ketentuan dan aturan yang di ditetapkan.

Baca Juga :  Terima Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia, Bamsoet Ajak Masifkan Penerapan e-Court

Sangat menyedihkan dimana negara dengan mayoritas beragama islam namun seperti menjadi minoritas dimana mereka tidak paham tentang apa arti islam yang sesungguhnya, islam sendiri mengajarkan segala hal bahkan hingga tutur kata, prilaku, hingga aturan hidup sudah di atur dan semua yang ada dimuka bumi ini sudah tertulis dalam kitab suci al-quran. namun tata kelola serta hukum yang berlaku saat ini sangat jauh dari apa yang islam ajarkan.

Sungguh sangat ironi ketika melihat situasi zaman pada saat ini dimana generasi muda saaat ini seolah-olah menutup mata terhadap masa kempeimpinan yang terjadi pada saat ini. Yang sangat jauh dari apa yang rasullulah contohkan, dimana hukum yang berlaku saat ini sangat tidak adil dan tidak sesuai dengan aturan yang sudah dibuat, diibaratkan hukum yang ada saat ini seperti mata pisau terbalik, tumpul keatas dan tajam kebawah.

Orang-orang yang memiliki kekuasaan, jabatan, dan uang yang melimpah seolah-olah kebal terhadap hukum, mereka semua bisa dengan mudahnya lolos dari hukuman yang sudah ditetapkan hanya dengan menggunkan kekuasaan dan uang yang dimilikinya, tanpa harus menjalani masa hukuman yang sudah ditetapkan, tetapi orang-orang biasa yang tidak memiliki kekuasaan, jabatan, dan uang mereka dihukum serta di adili sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan. Apa itu sudah mencerminkan sikap seorang pemimpin yang adil. Karena sudah sepatutnya seorang pemimpin harus adil terhadap seluruh warganya. Tapi melihat kondisi yang ada saat ini perlu untuk dipertanyakan, kemana nilai-nilai islam yang serharusnya diterapkan dalam negara ini. generasi muda saat ini hanya mementingkan keinginan dan kebahagiannya sendiri tanpa mereka berfikir tentang apa yang terjadi pada negaranya.

Yang mereka pikirkan hanyalah tentang apa yang mengguntungkan bagi mereka, serta membahagiakan untuk mereka tanpa disadari bahwa apa yang mereka lakukan itu sudah sesuai atau belum dengan aturan islam, mereka hanya fokus terhadap manusia yang di idolakan bahkan memujinya secara berlebihan serta mengagung-agukan idolanya tanpa mereka sadari bahwa sesungguhnya hanya allah lah yang pantas untuk diagung-aggukan dan Nabi Muhammad lah yang patut di idolakan.

Baca Juga :  Rendahnya Minat Membaca Dianggap Merupakan Aktivitas Melelahkan di Kalangan Anak Muda dan Pelajar

Kebanyakan generasi muda pada saat ini berorientasi ke dunia barat dimana prilaku, berpakaian dan tingkah laku yang dicontohkan sangat beretentangan dengan apa yang diajarkan islam. Bahkan anak-anak sekolah saat ini lebih mengenal para ilmuan-ilmuan barat dan yunani dibandingkan dengan para ilmuan muslim seperti Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi yang menemukan ilmu matematika al-jabar ialah yang menemukan ilmu al-jabar. dan saat ini ilmu tersebut masih digunakan hingga saat ini. Dan juga ilmuan muslim yang terkenal dengan julukan bapak kedokteran modern.

Ibnu Sina ialah yang menemukan teori-teori kedokteran hingga ilmu kedokteran. Yang menjadi pedoman bagi dokter-dokter saat ini. Tapi sangat di sayangkan generasi muda di zaman saat ini tidak mengenal tokoh-tokoh ilmuan tersebut. karena kurangnya edukasi dan bimbingan, karena ilmu yang diberikan di sekolah hanya tentang teori dan sejarah tentang penjajahan yang dilakukan negara barat ke Indonesia tanpa mengenalkan bahwa islam melahirkan para orang-orang hebat yang ilmunya bisa kita rasakan hingga saat ini. Masih banyak generasi muda saat ini yang masih tidak perduli dengan situasi dan keadaan yang ada pada saat ini.

Keadaan negara yang ada saat ini begitu dzolim dan tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan. sudah seharusnya sebagai generasi muda untuk membuka mata, buka pemikiran, peduli terhadap situasi yang ada pada negaranya, serta mengkaji kembali apa yang sudah islam ajarkan dalam mengelola segala sumber tatanan kehidupan dan aturan yang seharusnya. Karena kita sebagai generasi muda lah yang akan menjadi pemimpin kelak dimasa depan maka dari itu kaji lebih dalam arah gerak pemimpin yang sebenarnya. Yang sesuai dengan apa yang islam serta Rasululullah contohkan.

Penulis : Nunqi Rizqiah Mahasiswa ITB Ahmad Dahlan
Red. Fhari/Kilasberita.id

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Don`t copy text!