Klarifikasi PT.Rantau Panjang Utama Bhakti Terkait Tanggul Yang Jebol

0

Berau || Kilasberita.id – Akibat indentitas hujan yang deras di daerah hulu sungai kelay dan Segah mengakibatkan Meluapnya air yang mengakibatkan banjir tahunan di 14 kampung 4 kecamatan di Kabupaten Berau.

PT.RUB dan PT.PPA membuat kegiatan Press release di IPCafe jalan Murjani dua dengan mengundang para awak media TV,online dan cetak, selain para awak media hadir juga kepala dinas DLHK Sujadi dan kepala dinas BPBD H. Tamrin. Sabtu (22/5/21).

Manajemen PT.RUB diwakili oleh Jimmy Kepala Teknik Tambang memberikan mengklarifikasi bahwa adanya sebuah video yang viral di medsos kejadian itu dipastikan bukan di daerah areal tambang site Bena baru, video yang banyak beredar di medsos, FB, IG, WhatsApp, itu kami nyatakan tidak benar. Jimmy menjelaskan video yang beredar melihatkan sebuah alat berat yang bukan milik PT.RUB. Kami juga sadar dengan viralnya video yang beredar banyak masyarakat yang sangat resah.

Baca Juga :  Kornelis Way Mendukung Pernyataan Pimpinan DPRD Se-Papua Barat Untuk Keberlanjutan Otsus Jilid II

Adapun pernyataan dari kepala dinas DLHK Sujadi, mengatakan kalau ini memang dari meluapnya banjir tahunan. Sudah 10 tahun memang kejadian banjir di tahun 2021 ini adalah yang terbesar, Sehingga air banjir memasuki ke tanggul tambang PT.RUB. Menurut Kadis DLHK AMDAL yang sudah di laksanakan sesuai dengan aturan.

Begitu juga Tanggapan dari Kepala dinas BPBD H Tamrin yang ikut hadir acara press release ini juga sudah membuat klarifikasi ke media nasional seperti, kompas,CNN, TVRI, RRI , dibeberapa hari yang lalu, menyatakan ini adalah akibat meluapnya air sungai Kelay dari hulu yang mengakibatkan banjir tahunan. Bencana ini memang tidak bisa dihindari karena bencana alam yang terjadi,” ujar H.Tamrin (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.