Pagar Besi Taman Kota Blok Tebet Desa Karangkamulyan Ciamis 53 Raib dan Tembok Tiang Pagar Tubuh Tergeleta

0

Ciamis || Kilasberita.id – Taman Kota Blok Tebet Desa Karangkamulyan, kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis,Jawa Barat,pagar besi sebanyak 53 pagar raib,Tiang Temboknya Sudah ada yang Rubuh dan sampai ada yang tergeletak di parit.

Pantauan awak media di lokasi,pagar besi sudah tidak ada,dihitung ampir 53 pagar tidak ada,hingga warga bisa masuk ke lokasi hutan kota sampai ke lokasi situs budaya Ciung Wanara.Bekas tebangan bambu pun terlihat dari pagar yang copot,dan dijadikan jembatan bambu yang terbentang diparut,untuk keluar masuk ke hutan cagar budaya tersebut.

Baca Juga :  Data Perkembangan Covid-19 di Wilayah Binaan Koramil 2116 Meningkat

Dari batas jembatan Cimuntur  sampai gerbang masuk, dihitung sudah 53 pagar.Sehingga banyak yang leluasa masuk.Plang peringatan hanya berada dekat lokasi loket.Sepanjang jalan yang berada di tepi Jalan Raya Banjar-Ciamis pagar tidak terawasi.Petugas jaga Taman Kota dari Pemkab Ciamis seolah tidak peduli,membiarkan pagar yang telah raib.Begitu juga tembok pagar yang jatuh ke saluran air dibiarkan.

Menurut pedagang yang berada paling ujung di tepi jalan yang kiosnya nyender di batas pagar itu, tidak mau menjelaskan,katanya tubuh dan bisa juga oleh maling,katanya karena tidak terawasi.

Baca Juga :  Soal Pro Kontra Sampradaya, Hindari Merasa Diri Paling Benar

Koordinator Petugas jaga di Taman Kota Blok Tebet Karangkamulyan,dari Pemkab Ciamis Yaya, ketika ditanya pagar depan tepi jalan tidak ada dan leluasa masuk warga,Ia menjawab,

“Itu susah yang masuknya ke lokasi adalah warga setempat”, katanya.

Menurutnya pernah direncanakan perbaikan tetapi belum ada juga. Padahal Taman Kota itu dengan SK Bupati nomor:522/ktps 896-Huk/2007 itu, di lokasinya banyak situs Ciung Wanara dan ada 66 beraneka tumbuhan serta 33 jenis satwa.Dikhawatirkan terpanjang,bila banyak yang moblos masuk hutan yang tidak terawasi tersebut.(*/D.Ruhimat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.