Team Penilai Lomba Bulan Bakti Gotong-royong di Desa Leuwiliang di Pimpin Oleh SEKDIS DPMD Agus Putrono

0

LEUWILIANG || KILASBERITA.ID – Team penilai lomba bulan bakti gotong royong desa tingkat kabupaten bogor yang dipimpin langsung oleh sekretaris dinas DPMD Agus Putrono beserta jajarannya serta didampingi langsung oleh kapolsek Leuwiliang Ismet , telah mengunjungi desa Leuwiliang dan diterima langsung oleh kepala desa Leuwiliang Iman Nurhaiman bertempat di pendopo yang ada didalam komplek BTN Leuwiliang Permai.

Acara di hadiri kasie Ekbang kecamatan leuwiliang , para Rt , Rw ,para kader , karang taruna , tokoh masyarakat ,dan masyarakat setempat.

Kepala desa Leuwiliang H. Iman Nurhaiman dalam sambutan nya sangat mengapresiasi atas kedatangan Team penilai lomba bulan bakti gotong royong yang di pimpin langsung oleh Sekdis DPMD Kabupaten Bogor Agus Putrono,

” Ini merupakan suatu motivasi untuk desa Leuwiliang dan masyarakatnya dalam hal menghidupkan kembali rasa kebersamaan,kekompakan,dan gotong royong (budaya bangsa Indonesia sejak dulu ),memang di desa kami gotong royong merupakan suatu rutinitas seriap jum at ,kami adakan jumling ( Jum’at Keliling ),maka dengan adanya lomba bulan bakti gotong royong masyarakat desa sekabupaten bogor akan membawa masyarakat desa leuwiliang lebih semangat lagi dalam  kebersamaan dan gotong royong untuk kemajuan desa kedepannya.” Ungkap kades H.Iman.

Baca Juga :  Pemerintah Perangi 19 Kelompok Teroris OPM

Dalam kesempatan yang sama Sekdis DPMD Agus Putrono ketika di konfirmasi awak media menjelaskan bahwa,

” Lomba Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat desa di kabupaten bagor ini sudah yang keberapa kali nya diselenggarakan setiap tahun pada bulan Mei mulai dari tanggal 1 sampai dengan 31 dan pemenang lomba akan memperoleh uang pembinaan sebesar Rp 35 juta rupiah setelah itu di ikut serta dalam lomba bulan bakti gotong royong tingkat Propinsi Jabar.” Jelas Sekdis Agus.

Kemudian Sekdis berharap,” Dengan adanya lomba bulan bakti gotong royong masyarakat desa sekabupaten bogor yang ke XVIII tahun 2021 sesuai Permendagri No 41 tahun 2005.budaya gotong royong yang hampir terlupakan akan terlestarikan kembali.” Harap Sekdis Agus Putrono.

Dalam kesempatan yang sama Kapolsek Leuwiliang Ismet turut juga dimintai komentar nya oleh awak media beliau berharap,

” Dengan adanya Lomba BBGRM ( Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat ) desa bisa menjaga kekompakan,kebersamaan , kegotong royongan, dalam membangun desa kedepannya, serta menjaga keamanan lingkingan,dengan meningkatkan kembali Siskamling bersama Babinsa dan Kamtibmas.” Pungkas Kapolsek Leuwiliang Ismet .

Reporter : Fachri MZ & Muchtar UB

Leave A Reply

Your email address will not be published.