Gotong Royong Cermin Budaya, Babinsa Koramil 0621-16/LL Berikan Contoh

0

BOGOR | KILASBERITA.ID – Gotong royong merupakan cerminan budaya masyarakat Indonesia yang sudah melekat dari jaman dahulu. Kegiatan gotong royongemang harus digalakan, agar anak cucu nanti masih dapat melakukannya.

Babinsa Koramil 0621-16/LL Adikusdiawan turut serta bergotong royong dalam rangka perbaikan gorong-gorong, perbaikan jalan desa bersama warga masyarakat, ditengah pendemi virus Covid-19 bertempat di Desa Kp. Babakan Rt. 005/006 Desa Leuwiliang Kec Leuwiliang, Kamis (10/6/21).

Koramil 0621-16/LL Adikusdiawan bersama dengan warga masyarakat binaannya bahu-membahu memperbaiki gorong-gorong tepatnya berada di Desa Leuwiliang.

Gotong royong yang dilakukan adalah memperbaiki gorong-gorong (Aliran Pembuangan Air) Sepanjang 25 Meter yang Sering mengakibatkan terjadinya Banjir bila musim hujan tiba.

Baca Juga :  Soal SDN 1 Warunggunung Kekurangan Buku, PKN : Kemana Anggaran Dana Bos

Koramil 0621-16/LL Adikusdiawan mengatakan dari kegiatan ini, Kekompakan dan kedekatan antara Babinsa dan warga masyarakat perlu dipertahankan. Jalinan Kemitraan ini merupakan langkah positif guna terwujudnya Kemanunggalan TNI-Rakyat sehingga terbentuknya situasi yang aman dan kondusif dilingkungan Desa.

Sementara Koptu Deny Riyanto Babinsa Desa karyasari melaksanakan giat pengecekan siskamling di kp. gunung pariuk rt 01/10 desa karyasari kec. leuwiliang dan menghimbau tokoh masyarakat agar tetap mengakrifkan Ronda di wilayahnya untuk antisipasi gangguan keaman dan memonitor bencana alam dan bahaya lainya.

Baca Juga :  Camat Blangpegayon Lantik Imem Mukim Senubung Jaya Periode 2021- 2026

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap Desa Binaan saya, Alhamdulillah, dengan senang hati dan semangat bersama-sama dengan warga gotong royong bahu membahu dalam perbaikan gorong-gorong.

“Kegiatan ini dilaksanakan secara bergotong royong dan akan serasa lebih mudah. Gotong royong selain merupakan cerminan budaya masyarakat Indonesia, juga banyak manfaatnya, pekerjaan jadi ringan, cepat dan indah dilihat. Sifat gotong royong ini harus terus dilakukan, karena merupakan budaya asli dari bangsa Indonesia.” Ujar Adikusdiawan.

Reporter : Muchtar UB

Leave A Reply

Your email address will not be published.