Jalan Raya Leuwiliang Sering Banjir, Aliran Sungai Cugatet Tanggungjawab Bersama

0 67

Bogor|kilasberita.id– Guyuran hujan deras di Wilyah Leuwiliang menyebabkan aliran kali Cigatet meluap di depan Jalan Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Leuwiliang Kabupaten Bogor beberapa minggu lalu menggundang perhatian elemen masyarakat di Wilyah leuwiliang.

Dari pantauan Kilasberita.id ada beberapa faktor yang menyebabkan luapan air tersebut, salah satunya akibat sumbatan sampah pasar dan rumah masyarakat, penyumbatan tersbut diduga terkendala luas gorong-gorong yang menyempit akibat pipa milik PDAM dan kabel milik PLN. Maka dari itu perlunya penangan serius oleh Pemerintahan Kabupaten Bogor dalam menangani permasalahan tersebut.

Menimbang aliran sungai cigatet berada di titik kota kecamatan Leuwiliang tentunya luapan air yang tidak terkendali menggenang ruas jalan pusat kota leuwiliang tidak elok dilihat oleh publik seperti dikatakan Telly warga Leuwiliang ke Kilasberita.id ( 26/10). ” Tidak bagus dipandang luapan air dari kali Cigatet pas di titik depan RSUD Leuwiliang”. Katanya

Luapan air dan sampah yang ada di kali cigatet setinggi 30 cm yang menjalar di Leuwiliang sangat mengganggu masyarakat pengguna jalan. sambungnya Dia pun sangat mengharapan ke pada pemerintahan kabupaten Bogor perlunya ada tindakan normalisasi aliran sungai , agar kejadian tersebut tidak terulang kembali

Ia menyangkan luapan air yang menggenangi fasilitas buplik dan kampung warga apa bila di biarkan tentunya akan menggundang tanya dari Masyarakat terhadap kinerja pemerintah dan kurangnya kepedulian elemen masyarakat diwilayah Leuwiliang.

” saya tidak menyudutkan intasi intasi atau liding sektornya, karena kejadian ini perlu kerjasama yang baik mulai dari pihak RSUD, PUPR PDAM dan PLN, Pemerintahan kecamatan Leuwiliang, Komunitas pencinta lingkungan dan elemen masyarakat lainya”. Jelasnya

Sekretaris Camat Leuwiliang Iwan mengucapkan terima kasih nih ke awak media yang memberikan info dan konfermasinya terkait kali cigatet yang sering meluap di titik lokasi di depan RSUD Leuwiliang ucapnya insaalloh kecamatan sebagai linding sektor wilayah akan membahasnya dengan yang berkaitan.

” yang paling utama ada sampah dari pasar Leuwiliang dan sampah dari warga masyarakat” ucapknya

Karana kecamatan hanya sebagai linding sektor wilayah tentunya untuk teknis adalah intasi intasi lain ya misalkan PUPR irigasi. Karena titik penyebabnya dimana dan cara penanganannya di gimana terkait sering meluapnya air sungai cigatet di depa RSUD Leuwiliang yang sampai ke pasilitas jalan raya maupun tempahnya ke pasilitas lain yaitu terminal Leuwiliang jelasnya

Kepala UPT infrastruktur irigasi kelas A wilayah IV Rudi Supendi waktu di mintai keteranganya oleh awak media kilasberita.id pada ( 25 /10 ) di kantornya. Kepla Upt infrastruktur irigasi mengatakan tentunya selalu sigap akan permasalahan itu, salah satu contoh apa bila airnya dari sungai cigatet meluap sampai tumpah kejalan raya kita langsung menyusuri titik tersembatnya aliran air Itu.

Kita pun sudah punya catatan di titik yang sering tersembat adalah di lokasi depan RSUD Leuwiliang Karana di situh jalan lama yang masuk RSUD keada bangunan di sebut bangunan plat beton jalan hampir sejajar dengan debit air dari sungai cigatet apa bila sedang meluap.

” Titik itu juga ada fasilitas pipi dan kabel makanya ada sampah atau barang barang tertahan di titik itu pasti terjadi air tumpah ke jalan raya katanya Kejadian itu yang paling utama di sebabkan sampah dari pasar Leuwiliang dan sampah warga” Imbuhnya

PUPR kabupaten Bogor juga bersama UPT infrasktur irigasi A wilayah IV secara intren dibahas keterkait sungai cigatet oleh kami karana ada fentaris barang milik PDAM dan PLN serta bangunan plat beton jalan lama masuk ke RSUD Leuwiliang

“Allhamdulilah kalau pak sekcam Leuwiliang akan mengkondinasikan ke intasi intasi atau lembaga lembaga lainnya terkait prihal itu kalau UPt insfrastuktur irigas sudah merencanakan secara teknik” tutupnya. ( Sep Hurung)

Leave A Reply

Your email address will not be published.