KILASBERITA.ID, Teheran,– Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat mulai mereda setelah kedua negara menyepakati gencatan senjata selama dua minggu. Dikutip Al- Jazeera, Rabu,(8/4), Kesepakatan ini membuka jalan bagi dimulainya pembicaraan damai yang dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan pada Jumat mendatang.

Pernyataan resmi dari Dewan Keamanan Nasional Iran menyebutkan bahwa gencatan senjata tersebut didasarkan pada proposal 10 poin yang diajukan Teheran dan telah diterima sebagai dasar negosiasi oleh Washington.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengungkapkan bahwa pihaknya setuju untuk menangguhkan rencana serangan terhadap fasilitas strategis Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan. 

Namun, ia menegaskan bahwa kesepakatan ini bergantung pada komitmen Iran untuk membuka secara penuh dan aman jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Selat tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab, dan dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia. Sebelumnya, blokade parsial yang dilakukan Iran pasca serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari telah memicu gangguan perdagangan global, lonjakan harga minyak, serta tekanan besar pada pasar keuangan internasional.