JABARONLINE.COM - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor menyoroti langsung pihak dapur penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah menerima berbagai keluhan dari masyarakat.
Menurut laporan yang dihimpun, kualitas makanan yang disajikan dinilai belum memenuhi standar gizi sebagaimana mestinya. Sejumlah wali murid bahkan mengeluhkan penyajian dan distribusi yang dianggap kurang layak.
Sorotan KNPI terhadap Dapur MBG
Dalam pernyataan sikapnya, KNPI menekankan beberapa hal penting:
Evaluasi dapur dan bahan makanan. KNPI mendesak agar dapur MBG segera melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari pemilihan bahan, cara pengolahan, hingga penyajian makanan.
Teguran dan sanksi Pemerintah diminta bersikap tegas terhadap dapur penyelenggara yang tidak memenuhi standar gizi. Bila perlu, dilakukan penutupan sementara untuk memastikan perbaikan.
Pengawasan langsung ke dapur. KNPI mendorong adanya pengawasan berkala dan transparan terhadap aktivitas dapur MBG, sehingga kualitas makanan benar-benar terjamin sesuai prinsip kesehatan dan keamanan pangan.
Komitmen Kepemudaan. Ketua KNPI Kecamatan Nanggung, Koharudin yang akrab disapa Koko, menegaskan bahwa sikap ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta anak-anak sekolah.
“Kami ingin memastikan dapur MBG bekerja sesuai standar. Karena di sanalah kualitas gizi anak-anak ditentukan,” ujarnya. Kamis (26/02/2026).
