KILASBERITA.ID, Jakarta – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang pemberdayaan ekonomi umat melalui koperasi. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran koperasi sebagai instrumen utama pembangunan ekonomi berbasis masyarakat.

Menteri Koperasi (Menkop) Fery Juliantono menegaskan, kerja sama ini bukan sekadar formalitas, melainkan awal dari kolaborasi yang lebih intensif ke depan. Ia menilai program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih sangat ideal sebagai lembaga ekonomi yang mampu menggerakkan pemberdayaan dari level desa.

“Program Kopdes/Kel Merah Putih merupakan pengejawantahan Asta Cita Presiden, yakni membangun dari desa dan dari bawah. Berbagai persoalan mendasar di tingkat akar rumput dapat diselesaikan melalui koperasi,” ujar Fery dalam acara penandatanganan di Kantor Pusat MUI, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Acara tersebut turut dihadiri jajaran pejabat Kemenkop, Direksi Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), serta pengurus pusat MUI, termasuk Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan dan Wakil Ketua Umum MUI M. Cholil Nafis.

Fery berharap MUI yang menaungi puluhan organisasi kemasyarakatan Islam dapat mengoptimalkan potensinya untuk membangun ekonomi umat melalui koperasi. Ia juga mendorong agar umat Islam mampu masuk ke sektor riil, termasuk memiliki industri sendiri.

“Kita punya kekuatan besar. Ini momentum untuk mendorong umat memiliki pabrik dan memperkuat sektor riil,” tegasnya.

Melalui kerja sama ini, Kemenkop menargetkan penguatan ekosistem ekonomi umat berbasis koperasi sekaligus memperluas partisipasi masyarakat menjadi anggota koperasi. Kopdes/Kel Merah Putih juga diproyeksikan menjadi offtaker bagi produk-produk UMKM, khususnya yang berada di bawah naungan MUI.

Fery memastikan produk lokal akan menjadi prioritas utama untuk dipasarkan melalui gerai koperasi desa. Produk-produk tersebut akan melalui proses kurasi dan inkubasi oleh LPDB sebelum didistribusikan.

“Kami akan pastikan produk masyarakat terserap. Bahkan akan ditempatkan di rak paling depan,” ujarnya.