JABARONLINE.COM - Ketua Umum Gerakan Advokasi Hukum Satuan Bhakti (Garda Sakti), Haidy Arsyad, S.H., menyoroti informasi mengenai menu program MBG di Sukajaya Kabupaten Bogor selama enam hari yang dinilai sangat minimal dan tidak sesuai anggaran.
Menu tersebut hanya terdiri dari satu ekor ayam, tujuh buah jeruk kecil, dan dua lembar daun selada dengan estimasi nilai sekitar Rp 50 ribu untuk enam hari konsumsi.
Haidy Arsyad menyatakan bahwa informasi tersebut perlu mendapatkan klarifikasi dan penjelasan secara detail dari pihak penyelenggara program.
Ia menilai komposisi menu tersebut patut dipertanyakan dari sisi kelayakan gizi maupun transparansi penggunaan anggaran.
“Jika benar menu selama enam hari hanya terdiri dari satu ekor ayam, tujuh jeruk kecil, dan dua lembar selada dengan nilai sekitar Rp50 ribu, maka hal ini perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik,” kata Haidy dalam keterangannya kepada Wartawan selasa (10/3/26).
Menurutnya, setiap program yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya makanan, harus memenuhi standar gizi yang layak.
Ia menegaskan bahwa pemerintah atau pihak penyelenggara program wajib memastikan bahwa masyarakat memperoleh asupan nutrisi yang cukup.
Haidy juga menilai transparansi anggaran merupakan hal yang sangat penting dalam program yang menggunakan dana publik.
Ia mengatakan masyarakat berhak mengetahui bagaimana perhitungan biaya dilakukan, termasuk harga bahan, distribusi, hingga pihak penyedia lokal yang memang harus diketahui dari mana asalnya.
