JABARONLINE.COM – Kegiatan buka puasa bersama (bukber) telah menjadi tradisi tahunan yang dinanti oleh masyarakat di bulan suci Ramadan. Tak sekadar acara makan bersama, momen ini menjadi wadah silaturahmi untuk mempererat kebersamaan antarwarga, sebagaimana yang dilakukan oleh warga Perumahan Sunrise River, RW 011, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Bertempat di Masjid Darul Hadi, kegiatan buka puasa bersama ini berlangsung khidmat dengan melibatkan seluruh lapisan warga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Ketua Panitia Ramadan sekaligus Ketua Panitia Pembangunan Masjid Darul Hadi, Ustadz Widiono, S.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah rutin dilaksanakan selama tiga tahun terakhir. Menurutnya, tujuan utama dari agenda ini adalah untuk menjaga kekompakan warga.

"Tujuan kegiatan ini untuk kebersamaan saja. Selain bukber, kami juga mengadakan aktivitas pembelajaran untuk anak-anak seperti pesantren kilat yang diisi dengan nonton film edukasi, tadarus, belajar tajwid, hingga kreasi mewarnai gambar dan origami yang dilaksanakan setelah waktu Ashar," ujar Widiono.

Widiono menambahkan, rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk mengenalkan peristiwa turunnya Al-Qur'an serta mendekatkan kitab suci kepada anak-anak sejak usia dini.

Dalam hal konsumsi, panitia menyediakan sedikitnya 800 paket takjil. Menariknya, seluruh penyediaan konsumsi dilakukan secara swadaya oleh warga setempat. Hal ini menunjukkan tingginya kepedulian dan gotong royong warga Perumahan Sunrise River.

"Kami berharap warga Sunrise River selalu menjaga kerukunan, kebersamaan, dan solid dalam segala hal. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, dimudahkan rezeki, dan dapat bertemu kembali di bulan Ramadan tahun depan," pungkasnya.

Senada dengan hal tersebut, Koordinator Bukber, Kang Beni Noprianti, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan sarana efektif bagi warga RW 011 untuk saling mengenal lebih dekat.

"Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjalin kerukunan warga serta menjadi ajang silaturahmi agar sesama warga perumahan bisa saling mengenal satu sama lain," tutur Beni.***