JABARONLINE.COM - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pakuan menggelar kegiatan Penyuluhan Bahasa 2026 di SMAN 1 Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini merupakan wujud komitmen PBSI dalam mendukung penguatan literasi dan peningkatan kualitas pembelajaran melalui kolaborasi strategis dengan sekolah mitra.
Kegiatan Penyuluhan Bahasa 2026 dilaksanakan dalam dua sesi terpisah yang berfokus pada penguatan kapasitas guru dan siswa. Tema utama yang diangkat adalah “Pendekatan Deep Learning dalam Membangun Kecakapan Abad ke-21 dan Penguatan Karakter” serta “Cinta Literasi, Cinta Ilmu: Yuk, Menulis Artikel Ilmiah Populer”. Pelaksanaan kegiatan berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB di lingkungan SMAN 1 Cicurug.
Pada sesi yang ditujukan untuk guru, penyuluhan menekankan pentingnya pendekatan deep learning atau pembelajaran bermakna sebagai strategi efektif untuk membangun kecakapan abad ke-21 dan menguatkan karakter peserta didik. Sesi ini diikuti oleh para guru sebagai peserta utama dan menjadi ruang refleksi serta penguatan wawasan pembelajaran.
PBSI FKIP Universitas Pakuan menghadirkan dua narasumber ahli, yaitu Prof. Dr. Eri Sarimanah, M.Pd. dan Roy Efendi, M.Pd. Materi yang disampaikan menegaskan bahwa pembelajaran tidak seharusnya hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga harus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta nilai-nilai karakter yang terintegrasi dalam praktik di kelas.
Sementara itu, sesi penyuluhan untuk siswa berfokus pada penguatan literasi menulis melalui tema “Cinta Literasi, Cinta Ilmu: Yuk, Menulis Artikel Ilmiah Populer”. Dalam sesi ini, peserta didik memperoleh pemahaman mendalam mengenai pengertian, ciri-ciri, struktur penulisan, kaidah kebahasaan, manfaat menulis, hingga strategi pengumpulan data sebagai dasar penulisan artikel. Untuk memudahkan proses belajar, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pemanfaatan media pembelajaran berbasis QR code, termasuk modul, contoh artikel ilmiah populer, dan kuesioner latihan.
Selain pelaksanaan penyuluhan, kegiatan ini juga dirangkai dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara PBSI FKIP Universitas Pakuan dan SMAN 1 Cicurug. Penandatanganan IA ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan membuka peluang kolaborasi lanjutan, khususnya dalam pengembangan program literasi, inovasi pembelajaran, dan kegiatan akademik yang memberikan dampak positif bagi kedua institusi.
Melalui program ini, PBSI FKIP Universitas Pakuan berharap para guru semakin siap menerapkan pembelajaran bermakna berbasis deep learning, sementara siswa didorong untuk menumbuhkan budaya literasi dan mampu menghasilkan tulisan ilmiah populer yang informatif dan mudah dipahami. Penyuluhan Bahasa 2026 ini juga merupakan langkah nyata PBSI dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap tuntutan zaman.***
