JABARONLINE.COM, Jakarta, – Kasus pembunuhan tragis menimpa Dewhinta Anggary (36), cucu dari seniman Betawi legendaris, almarhumah Mpok Nori. Korban ditemukan tidak bernyawa di rumah kontrakannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3). Pelaku diketahui merupakan warga negara asing (WNA) asal Iran berinisial F, yang merupakan mantan suami siri korban.
Penemuan jenazah bermula saat ibu korban mendatangi kontrakan tersebut karena merasa curiga dengan kondisi rumah yang sepi. Setelah tidak mendapat respons dari dalam, pihak keluarga memutuskan untuk masuk secara paksa. Mereka kemudian menemukan korban sudah tergeletak dalam kondisi mengenaskan.
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Timur, Dicky Fertoffan, mengonfirmasi bahwa Dewhinta merupakan korban pembunuhan. Berdasarkan penyelidikan awal, motif tindakan keji ini diduga dipicu oleh rasa sakit hati pelaku. Korban diketahui menolak ajakan pelaku untuk rujuk setelah keduanya berpisah sekitar satu bulan yang lalu.
"Motif sementara diduga berkaitan dengan persoalan hubungan pribadi dan masalah ekonomi antara korban dan pelaku," ujar Dicky dalam keterangannya.
Setelah melakukan aksi tersebut, pelaku F sempat melarikan diri. Namun, pihak kepolisian bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku di kawasan Cikupa, Tangerang, Banten, saat ia diduga hendak melarikan diri menuju arah Merak pada hari yang sama.
Pihak kepolisian saat ini masih mendalami kasus tersebut untuk memastikan kronologi lengkap serta mendalami kemungkinan motif lain di balik pembunuhan ini. Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani proses autopsi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar almarhumah Mpok Nori. Kasus ini juga menambah daftar panjang kekerasan dalam hubungan personal yang berakhir dengan hilangnya nyawa.(AS/JO).
