JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta memperkuat sinergi dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) melalui pertemuan strategis di Jakarta. Langkah ini bertujuan untuk memperluas akses pembiayaan serta mendorong penguatan peran koperasi sebagai pilar ekonomi di wilayah Ibu Kota.
Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, disambut oleh Direktur Utama LPDB-KUMKM, Krisdianto, yang didampingi Direktur Umum dan Hukum, Deva Rachman. Pertemuan ini menjadi titik awal kolaborasi konkret dalam membangun ekosistem dunia usaha yang lebih terintegrasi.
Diana Dewi mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut memberikan perspektif baru mengenai peran strategis LPDB-KUMKM. Ia menilai lembaga tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari ekosistem dunia usaha yang dapat menjadi solusi pembiayaan bagi anggota Kadin DKI Jakarta.
“Kami merasa sangat diterima. Kami melihat LPDB-KUMKM ini adalah bagian dari kami yang bisa menjadi solusi bagi rekan-rekan di Kadin DKI Jakarta, terutama dalam menjembatani kebutuhan pembiayaan dan pengembangan usaha,” ujar Diana.
Diana optimistis kolaborasi ini mampu memacu pertumbuhan ekonomi Jakarta hingga melampaui rata-rata pertumbuhan nasional. Selain itu, ia berharap LPDB-KUMKM dapat menjadi alternatif strategis untuk menghidupkan kembali koperasi-koperasi di Jakarta yang saat ini belum optimal atau cenderung tidak aktif.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama LPDB-KUMKM, Krisdianto, menyatakan kesiapannya untuk membangun kerja sama yang intensif dengan Kadin DKI Jakarta. Sebagai kepanjangan tangan pemerintah, LPDB-KUMKM berkomitmen mendukung pembiayaan koperasi dan UMKM guna memperluas jangkauan program pemerintah.
“Banyak inisiatif strategis yang bisa kita kolaborasikan ke depan. Kami ingin LPDB tidak hanya menjadi alternatif, tetapi juga mitra strategis bagi Kadin DKI Jakarta dalam membuka akses pembiayaan,” kata Krisdianto.
Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak berencana menggelar berbagai program kolaboratif dalam waktu dekat. Program tersebut mencakup bimbingan teknis (bimtek), webinar, hingga proyek percontohan (pilot project) yang diharapkan memberikan dampak langsung bagi para pelaku usaha dan koperasi di Jakarta.
Sinergi ini diharapkan mampu menghidupkan kembali gairah perkoperasian di Jakarta sekaligus memperkuat peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
