JABARONLINE.COM - Peristiwa kecelakaan laut yang merenggut nyawa seorang ayah dan anak di kawasan Pantai Tenda Biru, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Senin (23/3/2026), memunculkan berbagai pertanyaan dari pengunjung terkait sistem pengelolaan dan keselamatan wisata di lokasi tersebut.

Selain meninggalkan duka mendalam, kejadian tersebut juga memicu kritik terhadap mekanisme pungutan yang dikenakan kepada wisatawan yang masuk ke kawasan pantai tersebut.

Diketahui, setiap kendaraan yang masuk ke area Pantai Tenda Biru dikenakan biaya sebesar Rp25 ribu. Kawasan wisata tersebut berada di lahan milik TNI Angkatan Udara yang selama ini dikelola sebagai destinasi wisata alam.

Namun sejumlah pengunjung menyoroti apakah biaya yang dibayarkan tersebut sebanding dengan fasilitas keamanan dan perlindungan bagi wisatawan yang berlibur di kawasan pantai tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tiket yang diterima pengunjung saat membayar biaya masuk bertuliskan “Partisipasi Kebersihan Kawasan Tenda Biru.” Di dalamnya tercantum beberapa aturan bagi wisatawan, seperti larangan berenang terlalu jauh ke tengah laut, larangan merusak hutan, serta imbauan untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam tiket tersebut juga disebutkan bahwa kehilangan kendaraan maupun barang bawaan menjadi tanggung jawab pengelola. Namun tidak ada keterangan mengenai jaminan asuransi kecelakaan atau perlindungan bagi pengunjung apabila terjadi insiden di area wisata.

Salah seorang wisatawan yang ditemui di lokasi, Agus (bukan nama sebenarnya), mempertanyakan hal tersebut. Menurutnya, pada umumnya tiket masuk objek wisata biasanya sudah disertai perlindungan asuransi bagi pengunjung.

“Biasanya kalau masuk tempat wisata ada asuransi dari Jasa Raharja atau yang lainnya. Tapi ini di tiket hanya tertulis partisipasi kebersihan. Kalau sampai terjadi kecelakaan di dalam kawasan wisata, siapa yang bertanggung jawab?” ujarnya.

Selain itu, beberapa pengunjung juga menilai pengawasan di area pantai masih perlu ditingkatkan, terutama di titik-titik yang dikenal memiliki arus laut cukup kuat.