JABARONLINE.COM - Menjelang waktu berbuka puasa, aksi pencurian kembali terjadi di Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kali ini, sebuah sepeda motor milik warga berhasil digondol maling. Meningkatnya kriminalitas di wilayah tersebut diduga kuat berkaitan dengan penutupan tambang di kawasan Cigudeg-Rumpin.
Kronologi Kejadian Korban bernama Sulwatun Nadiyah (21), seorang mahasiswa asal Kampung Lebak Wangi Girang, Rt 03 Rw 07 Desa Rengasjajar. Motor Honda Beat hitam dengan nomor polisi F-5191-FXK yang terparkir dalam keadaan terkunci stang raib sekitar pukul 17.30 WIB, Jum'at (07/03/2026). Saat korban hendak memasukkan kendaraannya ke dalam rumah sekitar pukul 18.00 WIB, motor tersebut sudah tidak ada di tempat.
Suara Warga Ketua Karang Taruna Kecamatan Cigudeg, Ade, mengungkapkan bahwa maraknya aksi kriminalitas di desa tersebut tidak lepas dari dampak penutupan tambang.
“Banyak pekerja tambang yang kehilangan mata pencaharian. Tingkat pengangguran meningkat, sementara kompensasi warga yang dijanjikan pemerintah belum sepenuhnya belum diterima warga,” ujarnya, Minggu (08/03/2026).

Ade juga mendorong korban untuk segera melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian agar tindak lanjut bisa dilakukan.
Kasus Serupa Sebelumnya, seorang warga lain hampir menjadi korban pencurian motor di bulan Ramadhan. Motor Honda Vario hijau miliknya sempat dibobol kunci oleh pelaku, namun berhasil diselamatkan. Kejadian berlangsung pada Sabtu (07/03/2026) sekitar pukul 09.05 WIB malam.
Penutupan tambang di Cigudeg-Rumpin Kabupaten Bogor oleh kebijakan pemerintah provinsi disebut-sebut sebagai pemicu meningkatnya kriminalitas. Warga menilai, tanpa adanya solusi dan kompensasi yang jelas, kondisi sosial-ekonomi di wilayah tersebut semakin rentan.***
