JAKARTA - Nama Muhamad Septian Hidayat atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Tian belakangan mencuri perhatian publik sebagai sosok kreator kuliner yang konsisten mengangkat kekayaan masakan Nusantara, khususnya gulai, ke level yang lebih modern dan kompetitif. Kiprahnya kian dikenal luas setelah Tian memantapkan langkah mengikuti MasterChef Indonesia Season 13 (MCI 13).
Lahir di Pekalongan pada 27 September 1991, kecintaan Tian terhadap dunia memasak bukanlah sesuatu yang instan. Sejak kecil, dapur telah menjadi ruang bermain sekaligus ruang belajar baginya.
Sang ibu yang menjalankan usaha katering rumahan menjadi sosok penting yang menumbuhkan rasa cinta Tian terhadap dunia kuliner.
Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Sumatra, Pemerintah Siapkan Kredit Nol Persen hingga Etalase Khusus E-Commerce
“Sejak kecil saya sudah sering di dapur. Dari situ tumbuh rasa sayang dan hormat terhadap proses memasak, terutama masakan Indonesia,” ujar Tian.
Ketertarikan itu kemudian dibuktikan secara serius saat Tian melanjutkan pendidikan di kampus pariwisata. Karier profesionalnya pun dimulai dengan pengalaman bekerja di sejumlah hotel ternama, termasuk salah satu hotel bintang lima di Dubai, sebelum kembali ke Indonesia dan berkiprah di berbagai jaringan hotel dalam negeri.
Pengalaman internasional tersebut membentuk karakter masak Tian yang disiplin, detail, dan berstandar tinggi. Ia kemudian dipercaya sebagai R&D Chef di salah satu perusahaan keju terbesar di Indonesia, posisi strategis yang memperkuat kemampuannya dalam riset, inovasi rasa, dan pengembangan produk.
Tak berhenti di situ, jiwa wirausaha Tian membawanya ke dunia bisnis kuliner. Ia mengembangkan usaha risol premium dengan konsep prasmanan, menggabungkan teknik modern dengan cita rasa lokal yang kuat.
Gulai dan ragam masakan Nusantara menjadi identitas yang terus ia perjuangkan, bahkan ketika tren kuliner global kerap mendominasi.
“Saya ingin masakan Nusantara, terutama gulai, dipandang sebagai kuliner yang berkelas dan bisa bersaing di kompetisi nasional maupun internasional,” kata Tian.
