Jabaronline.com, JAKARTA – Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menggelar aksi kerja bakti atau korve di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026). Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini bertujuan memantau langsung stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok (bapok) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Aksi bersih-bersih ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan pasar rakyat yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Mendag Budi Santoso menekankan bahwa pasar yang terjaga kebersihannya akan meningkatkan minat belanja masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

"Selain menjadi tempat belanja, pasar juga berpotensi menjadi alternatif wisata kuliner. Harapan kami, jika pasar semakin bersih, pengunjung akan semakin ramai, masyarakat sehat, dan ekonomi Indonesia semakin kuat," ujar Budi Santoso.

Senada dengan hal tersebut, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara (Gernas Mapan). Program ini mendorong pengelolaan sampah berbasis kawasan agar memiliki nilai tambah ekonomi.

"Pasar adalah simpul budaya tempat bertemunya berbagai karakter masyarakat. Kebersihan pasar harus mencerminkan budaya bersih pengelolanya dan pengunjungnya," tutur Hanif. Ia juga mengajak pemerintah daerah dan masyarakat untuk bergotong royong menangani sampah dari hulu.

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menambahkan bahwa pihaknya terus memperkuat program bank sampah induk di wilayah seperti Ciracas untuk menampung sampah anorganik dari pasar dan rumah tangga. Sosialisasi pemilahan sampah dari tingkat rukun warga (RW) pun terus digencarkan.

Pantauan Harga Bahan Pokok

Usai melakukan aksi bersih, Mendag Budi Santoso meninjau harga bapok di lapangan. Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP), pasokan bapok secara nasional terpantau aman dengan harga yang relatif stabil.

Beberapa komoditas terpantau dijual di bawah atau sesuai harga acuan, seperti bawang putih honan seharga Rp35.000 per kilogram dan cabai merah keriting Rp45.000 per kilogram. Minyak goreng MINYAKITA dibanderol Rp15.700 per liter, daging sapi Rp140.000 per kilogram, dan tepung terigu Rp12.000 per kilogram.