JABARONLINE.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Pakuan (Unpak) melaksanakan program penguatan kompetensi guru di SD Negeri Kedung Badak 2, Kota Bogor. Program ini berfokus pada pengembangan bahan ajar Bahasa Sunda yang kreatif, kontekstual, dan relevan dengan karakteristik peserta didik.
Kegiatan yang merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Unpak ini dijadwalkan berlangsung mulai 10 Februari hingga akhir Desember 2026. Inisiatif ini diambil berdasarkan hasil observasi awal yang menunjukkan bahwa mayoritas guru masih bergantung sepenuhnya pada buku paket konvensional sebagai sumber utama pembelajaran.
Rangkaian program mencakup sosialisasi, pelatihan penyusunan bahan ajar, workshop pengembangan produk, hingga pendampingan implementasi di dalam kelas. Selain dosen, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik dalam mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Hasil dari pendampingan ini menunjukkan dampak positif terhadap kemampuan profesional tenaga pendidik. Para guru kini mampu mengembangkan berbagai produk pembelajaran mandiri, seperti modul, lembar kerja siswa (LKS), serta media pembelajaran berbasis kearifan lokal Sunda.
Peningkatan kompetensi guru tersebut berbanding lurus dengan kualitas pembelajaran di kelas. Siswa terpantau menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi saat mengikuti pelajaran Bahasa Sunda, terutama ketika materi dikaitkan dengan cerita rakyat, permainan tradisional, dan nilai-nilai budaya yang dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka.
Program kemitraan ini merupakan wujud nyata komitmen Universitas Pakuan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar serta pelestarian bahasa dan budaya daerah. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah ini diharapkan dapat menciptakan inovasi pembelajaran yang berkelanjutan serta memperkuat peran pendidikan dalam menjaga nilai-nilai budaya lokal di masa depan.***
