JABARONLINE.COM, Bandung,– Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi menutup sementara operasional Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) selama masa libur Hari Raya Idulfitri 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis pemerintah dalam membenahi kawasan konservasi tersebut yang saat ini tengah menjalani proses penataan menyeluruh.
Selama periode libur panjang yang biasanya menjadi puncak kunjungan wisatawan, suasana di Bandung Zoo dipastikan akan lengang. Pengosongan kawasan ini bertujuan untuk mendukung percepatan pembenahan aset, perbaikan fasilitas, serta pemantapan sistem pengelolaan agar lebih profesional di masa mendatang.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa keputusan penutupan ini didasari oleh pertimbangan teknis dan legalitas. Selain fokus pada perbaikan fisik, Pemkot Bandung saat ini sedang menuntaskan aspek legalitas pengelolaan yang masih dalam tahap penyelesaian.
“Kebun Binatang Bandung masih dalam status ditutup dan tidak menerima pengunjung, termasuk selama masa libur Lebaran,” ujar Farhan dalam keterangannya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan wisatawan yang telah merencanakan kunjungan ke destinasi ikonik tersebut.
Farhan menambahkan, saat ini pemerintah tengah menyiapkan skema kerja sama pemanfaatan untuk menunjuk lembaga konservasi baru. Pengelola terpilih nantinya harus memiliki izin resmi dan kompetensi tinggi dalam menjalankan fungsi kebun binatang.
“Sesuai jadwal, akhir April pengelola baru sudah ditunjuk. Kami menargetkan penandatanganan kontrak dapat dilakukan pada bulan Mei mendatang,” jelasnya.
Penunjukan pengelola baru dinilai sangat krusial. Sebagai kawasan konservasi, Bandung Zoo memerlukan standar pengelolaan yang ketat, mulai dari aspek kesejahteraan satwa (animal welfare), penyediaan fasilitas publik yang layak, hingga penguatan fungsi edukasi bagi pengunjung.
Sebagai alternatif destinasi wisata selama libur Lebaran, Pemkot Bandung menyarankan masyarakat untuk mengunjungi Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Juanda. Kawasan tersebut menawarkan suasana alam terbuka dengan jalur trekking dan sarana edukasi lingkungan yang memadai untuk keluarga. Namun, perlu dicatat bahwa Tahura Ir. H. Juanda baru mulai beroperasi pada hari kedua Lebaran, sementara pada hari pertama tetap ditutup.
Pemkot Bandung juga mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi mengenai operasional tempat wisata di Bandung guna menghindari ketidaknyamanan. Wisatawan diharapkan tetap menjaga kebersihan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan di setiap destinasi yang dikunjungi.
