JABARONLINE.COM – Menjelang H+4 Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah, arus lalu lintas di jalan raya nasional jalur Lewiliang–Bogor, Kabupaten Bogor bagian barat, masih terpantau padat. Kepadatan kendaraan terlihat pada Selasa (24/03/2026) sore sekitar pukul 17.22 WIB, mulai dari depan RS Asyifa hingga Terminal dan Pasar Lewiliang.
Meski arus kendaraan cukup ramai, tidak terlihat adanya petugas yang mengatur lalu lintas di titik-titik padat tersebut. Kondisi ini menimbulkan keluhan dari warga dan pengguna jalan.
Kemacetan Berulang Sebelumnya, kemacetan parah sempat melanda kawasan Lingkar Lewiliang dan Cibeber pada Minggu (22/3/2026) sore hingga malam. Aktivitas pasar malam di sekitar lokasi diduga menjadi pemicu utama tersendatnya arus lalu lintas. Banyak kendaraan parkir sembarangan sehingga badan jalan menyempit dan laju kendaraan nyaris tidak bergerak. Keluhan Warga Bogor Barat
- Andi (34): “Macetnya parah sekali, dari siang sampai malam tidak bergerak. Banyak kendaraan parkir sembarangan karena pasar malam, jadi jalan makin sempit.”

- Rina (28): “Harusnya perjalanan cuma 30 menit, tapi jadi lama karena pasar malam ramai dan tidak tertib.”
- Imron, warga Cigudeg: “Sepertinya tidak diantisipasi. Di setiap persimpangan macet tidak ada petugas.”
- Adhari, warga Tenjo: “Kamari pulang ti Sukabumi ges cape, nepi ka pasar ka macet. Ka belokan terminal 200 meter mani tilu jam.” (Kemarin pulang dari Sukabumi, jarak 200 meter ke terminal ditempuh hingga tiga jam).
Harapan Penanganan
Warga berharap adanya penataan lokasi pasar malam serta pengaturan lalu lintas yang lebih baik. Jalur alternatif keluar dari terminal dinilai perlu agar kemacetan tidak terus berulang, terutama pada momen libur panjang dan akhir pekan.
