JABARONLINE.COM, Jakarta,– PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) resmi menunjuk Indra Utama sebagai Komisaris Utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Jumat (13/3/2026). Penunjukan ini merupakan bagian dari strategi penguatan tata kelola perusahaan guna menghadapi dinamika industri konstruksi nasional.
Indra Utama, yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen, kini dialihkan posisinya untuk memimpin Dewan Komisaris WSBP. Selain aktif di dunia korporasi, Indra dikenal sebagai Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Jaya periode 2024–2029 serta pimpinan Journalist Media Network (JMN).
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta (PWI Jaya), Kesit B Handoyo, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pencapaian tersebut. Ia meyakini Indra mampu menjalankan tanggung jawab besar di anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk tersebut.
"Selamat atas pengangkatan Indra Utama sebagai Komisaris Utama Waskita Beton Precast. InsyaAllah beliau terus amanah dan sukses dalam menjalankan tugas barunya," ujar Kesit di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).
Restrukturisasi Manajemen dan Tata Kelola
RUPSLB tersebut juga menetapkan sejumlah perubahan signifikan pada jajaran direksi dan komisaris. Perusahaan memberhentikan dengan hormat Raden Mas Aris Santosa dari jabatan Komisaris Utama efektif per 1 Desember 2025. Di jajaran direksi, Fathul Anwar diberhentikan dari posisi Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan Legal, serta Itung Prasaja dari jabatan Direktur Operasi.
Sebagai penyegaran organisasi, WSBP menunjuk Heri Sebayang sebagai Komisaris Independen dan Kunto Wahyudiat sebagai Direktur Keuangan, Human Capital Management (HCM), dan Manajemen Risiko. Penyesuaian nomenklatur jabatan direksi ini dilakukan untuk menyelaraskan fungsi manajemen dengan kebutuhan operasional perusahaan.
Manajemen menegaskan bahwa seluruh pejabat baru wajib mematuhi prinsip Good Corporate Governance (GCG), termasuk kewajiban mengundurkan diri dari jabatan lain yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan sebelum efektif bertugas.
Dukung Program Strategis Nasional
