JABARONLINE.COM - Sajian menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Tegalwangi, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, menuai keluhan dari sejumlah penerima manfaat.
Keluhan tersebut salah satunya terkait kualitas buah yang dibagikan kepada anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dinilai tidak layak konsumsi.
Seorang narasumber yang berhasil dikonfirmasi menyebutkan bahwa sebagian anak menerima buah jambu yang kondisinya diduga busuk.
“SPPG di Desa Tegalwangi, penerima di anak PAUD. Tapi jambu yang diterima sebagian sudah busuk,” ujar narasumber kepada wartawan, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, menu tersebut dibagikan kepada para penerima manfaat pada Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, kondisi buah yang tidak layak itu membuat sejumlah anak Taman Kanak-kanak (TK) di wilayah Sampalan Kadu, Koleang, menolak makanan yang dibagikan.
“Makanya anak TK di Sampalan Kadu Koleang menolak MBG-nya, semuanya dikembalikan,” ungkapnya.
Dapur MBG tersebut diketahui dikelola oleh Yayasan Bhakti Rasa Nusantara melalui SPPG yang berlokasi di Kampung Nanggung, Desa Tegalwangi.
Namun saat dikonfirmasi langsung ke lokasi dapur SPPG, pihak yayasan maupun kepala SPPG tidak berada di tempat.
