JABARONLINE.COM, Depok – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Kota Depok saat memasuki pertengahan bulan suci Ramadan 1447 H. Puluhan lansia duduk berjejer dengan wajah penuh harap. Mereka hadir bukan sekadar untuk menerima bantuan, tetapi juga merasakan perhatian dan kebersamaan yang sering kali jarang mereka temui di usia senja.

Melalui program bertajuk “Taman Lansia”, LAZISMU Kota Depok menyalurkan santunan kepada 50 lansia dhuafa. Program ini menjadi salah satu wujud nyata pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah untuk menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang telah melewati banyak fase kehidupan.


Tidak hanya pembagian bantuan, para lansia juga diajak mengikuti pengajian, mendapatkan pendampingan ibadah, serta edukasi kesehatan. Suasana kebersamaan tersebut dirancang untuk menumbuhkan kembali semangat hidup para orang tua yang sering menghadapi kesendirian di masa tua.

Bagi sebagian peserta, kegiatan seperti ini bukan sekadar soal bantuan sembako, tetapi juga tentang rasa dihargai dan diperhatikan.

Ketua Badan Pengurus LAZISMU Kota Depok, Farahdibha Tenrilemba, mengatakan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk menghadirkan kepedulian kepada para lansia dhuafa.

 “Melalui program Taman Lansia, kami ingin memastikan para orang tua dhuafa merasakan perhatian, kasih sayang, dan dukungan nyata dari masyarakat. Zakat bukan sekadar bantuan materi, tetapi instrumen keadilan sosial yang menghadirkan harapan, menjaga martabat, dan memperkuat solidaritas umat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok serta Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kota Depok yang memberikan dukungan terhadap gerakan filantropi Islam di tengah masyarakat.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok, Ali Wartadinata, menilai program seperti Taman Lansia menunjukkan bagaimana zakat dapat menjadi kekuatan sosial yang nyata.

“Gerakan zakat yang dikelola secara amanah melalui Lazismu adalah kekuatan besar umat dalam membantu sesama. Program seperti Taman Lansia ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan secara konkret, menghadirkan kebahagiaan sekaligus memuliakan para orang tua kita,” kata Ali.

Bagi LAZISMU, zakat bukan hanya tentang angka yang terkumpul, tetapi tentang perubahan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Program Taman Lansia menjadi contoh bagaimana dana umat dapat dikelola secara amanah untuk menghadirkan dampak sosial yang nyata.