JABARONLINE.COM - Kepolisian Resor Sukabumi bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi terkini terkait kondisi cuaca di wilayah pesisir selatan Sukabumi. Informasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, sebagai bagian dari pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Dalam kegiatan tersebut hadir Wakil Bupati Sukabumi Andreas Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., serta perwakilan BMKG Kabupaten Sukabumi.
Penyampaian informasi ini ditujukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, khususnya wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai di tengah meningkatnya arus libur Lebaran.
Kapolres Sukabumi AKBP Samian mengatakan, kepolisian terus berupaya memberikan pelayanan sekaligus perlindungan kepada masyarakat yang sedang menikmati liburan di wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman. Karena itu kami mengingatkan agar kendaraan digunakan sesuai fungsi dan tidak dimodifikasi untuk mengangkut penumpang secara berlebihan karena sangat berisiko,” kata Samian.
Ia juga menyoroti kondisi jalur menuju kawasan wisata Palabuhanratu yang memiliki karakteristik jalan cukup menantang, terutama bagi pengendara yang belum terbiasa melintas di kawasan tersebut.
Menurutnya, kendaraan wisatawan yang hendak menuju Palabuhanratu diarahkan melalui jalur Cibadak-Warungkiara yang dinilai lebih lebar dan relatif aman.
Sementara untuk arus keluar, pengendara diarahkan melewati jalur Cikidang dengan catatan kendaraan dalam kondisi prima karena kontur jalannya cukup terjal.
Selain kondisi lalu lintas, Kapolres juga mengingatkan wisatawan agar lebih berhati-hati saat berada di kawasan pantai. Berdasarkan informasi BMKG, tinggi gelombang di perairan selatan Sukabumi berada pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter.
