JABARONLINE. COM, – Tim gabungan melanjutkan pencarian terhadap seorang warga Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, yang diduga hanyut di Kali Cipamingkis. Namun, pada malam hari, upaya pencarian di aliran sungai dihentikan dan hanya dilakukan melalui penyisiran darat sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengatakan bahwa pencarian di sungai tidak memungkinkan dilakukan saat malam hari karena faktor keselamatan petugas.

“Kalau malam hari, SAR sungai tidak diizinkan sesuai SOP. Paling memungkinkan hanya dilakukan pencarian melalui SAR darat,” kata Adam saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).

Adam menjelaskan, keterbatasan jarak pandang serta derasnya arus sungai menjadi pertimbangan utama penghentian sementara pencarian di aliran Kali Cipamingkis pada malam hari. Meski demikian, tim tetap bersiaga dan melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian.

“Keselamatan personel menjadi prioritas. Karena itu, pencarian di sungai akan dilanjutkan kembali pada pagi hari dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan debit air,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang warga Jonggol bernama Oding dilaporkan diduga hanyut saat beraktivitas di sekitar Kali Cipamingkis. Hingga Selasa sore, korban belum ditemukan meski tim gabungan telah melakukan penyisiran dari titik awal korban diduga hanyut hingga ke arah hilir.

Pencarian melibatkan BPBD Kabupaten Bogor, unsur TNI-Polri, relawan, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat setempat. BPBD memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan secara bertahap sesuai prosedur pencarian dan pertolongan.

BPBD Kabupaten Bogor juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada kondisi arus deras dan cuaca yang tidak menentu.