JABARONLINE.COM– Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi merilis data terbaru mengenai kondisi infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. Berdasarkan pemetaan terkini, tantangan besar masih dihadapi dalam upaya pemerataan kualitas jalan di wilayah yang sangat luas ini.
Kondisi Terkini Jalan Kabupaten
Dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai 1.424,36 kilometer, tercatat sepanjang 507,6 kilometer atau sekitar 35,63 persen masih berada dalam kondisi rusak berat. Data ini menjadi acuan bagi Dinas PU dalam menyusun skala prioritas pembangunan dan pemeliharaan pada tahun anggaran berjalan.
Strategi Hotmix vs Pengecoran
Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, pihaknya menerapkan strategi khusus untuk memaksimalkan anggaran yang tersedia. Perbaikan jalan didominasi oleh metode hotmix (pengaspalan) dibandingkan pengecoran.
Keputusan ini diambil dengan pertimbangan efisiensi jangkauan. Menurut Uus, biaya pengecoran bisa mencapai dua kali lipat dibandingkan dengan hotmix, sehingga metode hotmix dipilih agar lebih banyak titik jalan yang bisa diperbaiki dalam waktu singkat.
“Didominasi oleh hotmix, karena pengecoran kan biayanya tinggi, dua kali lipat dari pengaspalan. Kecuali di lokasi yang memang banyak dilalui angkutan berat,” terang Uus Firdaus.
Skala Prioritas Struktur
Meski hotmix lebih dominan, Uus menegaskan bahwa metode pengecoran tetap diterapkan pada ruas-ruas jalan tertentu. Prioritas pengecoran diberikan pada lokasi dengan karakteristik:
