Baca Juga: Transformasi Karier Artis: Strategi Jitu Menjadi Pengusaha Sukses
Kilasberita.id, Jakarta,- Rumah produksi Heart Pictures yang memproduksi film horor berjudul ‘Tolong Saya! (Dowajuseyo). Sebuah film yang mengangkat mitos horor Korea.
Menjelang film tersebut tayang, Heart Pictures menggelar Talkshow Urban Culture bertajuk ‘Mitos Horor Korea dalam Film ‘Tolong Saya! (Dowajuseyo)’ di CGV fX Sudirman, Jl. Jenderal Sudirman No.25, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (15/1/2026).
Acara ini membahas latar budaya serta mitologi horor Korea yang diangkat dalam film horor terbaru produksi Heart Pictures tersebut. Acara ini juga menjadi bagian dari rangkaian promosi menjelang penayangan film ‘Tolong Saya! (Dowajuseyo)’ di bioskop Indonesia.
Dalam acara tersebut, Produser Eksekutif Heart Pictures, Herty Purba, menyampaikan alasan di balik pemilihan mitos horor Korea sebagai dasar cerita film.
“Keputusan kami menggarap genre horor sebagai proyek debut rumah produksi ini didasari pertimbangan pasar sekaligus tantangan besarnya biaya produksi film, “ ujar Herty.
Lebih lanjut, Herty menerangkan, bahwa produksi film itu cost-nya besar. “Ini juga debut kami, jadi harus dipikirkan matang-matang genrenya. Dalam satu sampai dua tahun terakhir, penonton film horor luar biasa,” terangnya.
Menurut Herty, meski memilih horor, pihaknya tidak ingin sekadar mengikuti tren. “Film Tolong Saya! (Dowajuseyo) dikembangkan dengan pendekatan berbeda, baik dari sisi cerita maupun pesan yang ingin disampaikan kepada penonton, “ bebernya.
Herty menyampaikan pihaknya memproduksi film horor, tapi horor yang beda. “Ceritanya berdasarkan pengalaman seseorang yang pernah belajar di Korea dan mengalami kejadian melihat sosok seperti hantu yang seakan menatap dan minta tolong. Story ini menarik untuk diangkat,” paparnya.
