JABARONLINE.COM- Jalan tanjakan Citumbuk di Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, sudah lama menjadi momok bagi warga. Kondisinya rusak parah, penuh lubang, dan rawan kecelakaan, terutama saat musim hujan. Meski berkali-kali diusulkan, perbaikan dari pemerintah tak kunjung terealisasi.
Aksi Swadaya Warga Pada Senin, 9 Februari 2026 lalu, warga Kampung Citumbuk akhirnya mengambil langkah nyata. Mereka bergotong royong memperbaiki jalan dengan dana hasil iuran masyarakat. Pengerjaan dilakukan secara manual oleh relawan kampung, sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama.
Encep, Ketua RT setempat, menegaskan bahwa aksi ini lahir dari kondisi darurat yang tak kunjung diperbaiki, Kamis, 19 Pebruari 2026.
“Kami sudah berkali-kali mengusulkan perbaikan, tetapi tidak pernah ada realisasi. Kondisi jalan berlubang dan curam ini sudah terlalu sering menyebabkan kecelakaan. Karena sering ada warga dan pengendara yang terjatuh, kami memutuskan untuk bergerak sendiri demi keselamatan bersama,” tegasnya dengan nada kecewa terhadap pemerintah daerah Kabupaten Bogor.
Dampak dan Harapan Perbaikan darurat ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan di lokasi tersebut. Namun warga sadar, langkah swadaya ini hanya solusi sementara. Mereka menekankan bahwa pemerintah daerah harus segera turun tangan melakukan perbaikan permanen, seperti pengaspalan, agar mobilitas dan roda ekonomi warga kembali lancar.
Aksi warga Citumbuk menjadi cermin nyata semangat gotong royong sekaligus kritik terhadap lambannya penanganan infrastruktur. Jalan bukan sekadar akses, melainkan urat nadi kehidupan masyarakat. Ketika pemerintah abai, rakyat membuktikan bahwa kepedulian bisa lahir dari solidaritas.***
