JABARONLINE. COM —Aksi balap liar kembali memakan korban. Dua sepeda motor yang diduga tengah melakukan balap liar mengalami kecelakaan di Jalan Raya Transyogi, tepatnya di wilayah Tanjungsari, Desa Tanjungrasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada dini hari dan videonya kini viral di media sosial. Pada Sabtu dini hari lalu. 

Dalam rekaman video amatir yang beredar luas, terlihat dua pengendara motor melaju dengan kecepatan tinggi. Salah satu motor terjatuh setelah diduga bersenggolan, hingga pengendaranya terseret di aspal sejauh kurang lebih 200 meter.

Saksi mata sekaligus warga sekitar, Supriyat, mengatakan kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB. Menurutnya, aksi balap liar di lokasi itu sebenarnya sudah beberapa kali terjadi, namun baru kali ini diketahui warga secara langsung.

“Katanya sekitar jam tigaan malam. Hampir tiap minggu ada balapan liar, cuma belum ketahuan warga. Baru kemarin ketahuan, terus tiba-tiba setar dari arah Cianjur ke arah Cileungsi, langsung jatuh,” ujar Supriyat. Minggu (1/2). 

Ia menjelaskan, akibat kecelakaan tersebut salah satu pengendara terjatuh dan terseret cukup jauh di badan jalan. “Jatuhnya sekitar 200 meteran, terus dirolok. Katanya anaknya bukan warga sini, dari daerah Cikemar, Antajaya, sama ada juga dari Tanjungsari,” jelasnya.

Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras langsung berdatangan ke lokasi. Namun sebagian pelaku balap liar lainnya justru melarikan diri.

“Warga langsung pada datang karena suaranya kedengeran. Tapi anak-anaknya pada kabur,” katanya.

Terkait kondisi korban, Supriyat menyebut korban tidak meninggal dunia, namun mengalami luka cukup serius di bagian tangan. “Katanya enggak meninggal, cuma tangannya aja yang rusak,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa jalan tersebut sengaja ditutup oleh para pelaku balap liar agar aksi mereka tidak terganggu kendaraan lain. “Jalanan memang sepi, dari arah Jakarta ke Cianjur ditutup, belakang juga ditutup. Setarnya sekitar dua kiloan,” tuturnya.