JABARONLINE.COM – Tiga ruang kelas di SMKN 2 Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalami ambruk pada bagian atap, Jumat (23/1) sekitar pukul 04.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi saat subuh, ketika aktivitas sekolah belum dimulai, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Kepala SMKN 2 Gunung Putri, Dede Saidin, mengungkapkan kejadian itu pertama kali diketahui oleh seorang guru yang berada di sekolah untuk melaksanakan salat subuh.

“Awalnya kami kira hanya satu titik, ternyata setelah dicek ada tiga ruang kelas di lantai dua yang atapnya ambruk. Kondisinya cukup parah,” ujar Dede di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, karena bangunan sekolah terdiri dari dua lantai, ambruknya atap turut berdampak pada ruang kelas di bawahnya. Demi keselamatan, pihak sekolah mengosongkan total enam ruang kelas.

“Tiga kelas di lantai atas terdampak langsung, sementara tiga kelas di bawahnya juga harus dikosongkan. Hampir dua rombongan belajar tidak bisa menggunakan ruang kelas,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, pihak sekolah memutuskan untuk meliburkan seluruh siswa sementara waktu.

“Hari ini kegiatan belajar mengajar kami hentikan. Semua siswa dipulangkan demi keamanan. Alhamdulillah tidak ada korban, baik siswa maupun guru,” kata Dede.

Untuk kelanjutan proses belajar, sekolah menyiapkan skema pembelajaran daring bagi siswa kelas X dan XI. Sementara itu, siswa kelas XII tetap diupayakan mengikuti pembelajaran tatap muka karena mendekati masa ujian.

“Kemungkinan hanya satu rombongan belajar, yakni kelas XII, yang tetap belajar di sekolah. Kelas X dan XI kami arahkan belajar online dari rumah,” ujarnya.