Jakarta — Platform media digital LahTube membuka Workshop Jurnalistik Digital yang dapat diikuti secara daring (online) maupun luring (tatap muka) di kantor LahTube. Program ini terbuka bagi sekolah, pesantren, dan perguruan tinggi yang ingin memperkuat kapasitas literasi dan praktik jurnalistik digital di lingkungan pendidikannya.
Workshop ini menghadirkan Wildan F. Mubarock, Head of Education, School Partnerships & Islamic Digital Literacy LahTube, sebagai pemateri utama. Materi difokuskan pada penguatan jurnalistik digital, penulisan berita, pengelolaan media online, serta etika jurnalistik berbasis literasi Islam.
Untuk pelaksanaan luring, LahTube mengemas kegiatan dalam format Kunjungan Jurnalistik, di mana peserta dapat langsung melihat ekosistem kerja redaksi, proses produksi konten digital, serta praktik jurnalistik di ruang newsroom LahTube. Konsep ini diharapkan memberi pengalaman belajar yang kontekstual dan aplikatif.
Sementara itu, pelaksanaan online dirancang interaktif melalui platform digital, memungkinkan peserta dari berbagai daerah mengikuti pelatihan tanpa batasan geografis.
Menurut Wildan F. Mubarock, fleksibilitas metode ini menjadi jawaban atas kebutuhan literasi digital yang semakin luas.
“Melalui skema online dan luring, kami ingin membuka akses seluas-luasnya bagi sekolah, pesantren, dan kampus untuk belajar jurnalistik digital secara langsung dan relevan dengan tantangan zaman,” ujarnya.
Workshop Jurnalistik Digital LahTube bersifat undangan terbuka dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan mitra. Informasi dan kerja sama dapat diperoleh melalui 0896-0315-7657 atau dengan mengunjungi kantor LahTube di Jl. KH Abdullah Syafei No. 8, Tebet, Jakarta Selatan.
Melalui program ini, LahTube menegaskan perannya sebagai ruang pembelajaran jurnalistik digital yang inklusif, edukatif, dan berlandaskan etika.
