JABARONLINE.COM —Warga Cluster Virginia, Perumahan Kota Wisata Cibubur, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menggelar aksi protes terhadap pembangunan gedung perkantoran tujuh lantai, Selasa (3/2/2026). Mereka menuntut penghentian sementara proyek yang dinilai menimbulkan kebisingan serta mengganggu kenyamanan lingkungan, khususnya bagi warga lanjut usia (lansia).
Aksi protes dilakukan tepat di sekitar lokasi proyek yang berdampingan langsung dengan permukiman warga. Massa menilai aktivitas pembangunan berjalan tanpa mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan. Warga mendesak agar seluruh kegiatan konstruksi dihentikan, hingga tercapai kesepakatan yang adil antara pengembang dan warga terdampak.
Kuasa hukum warga, Arbab Paproeka, SH, menegaskan bahwa pembangunan gedung bertingkat tersebut dilakukan dengan jarak yang nyaris tidak menyisakan ruang pemisah dari rumah warga.
“Ini bukan sekadar pembangunan biasa. Aktivitas alat berat, suara bising, hingga getaran sangat mengganggu, terutama bagi warga lansia yang membutuhkan ketenangan,” ujar Arbab di lokasi aksi.
Menurutnya, meski kawasan Kota Wisata berkembang menjadi area bisnis, pembangunan gedung tinggi di tengah permukiman padat tidak seharusnya mengabaikan aspek sosial dan lingkungan.
“Kami tidak menolak pembangunan. Yang kami persoalkan adalah lokasinya. Jika ingin membangun perkantoran FIF, seharusnya dilakukan di kawasan central business Kota Wisata, bukan di tengah permukiman warga,” katanya.
Arbab menilai berlanjutnya aktivitas proyek tanpa dialog dengan warga mencerminkan sikap abai pengembang terhadap kondisi masyarakat sekitar.
“Ini bukan lagi semata urusan bisnis, tetapi soal tenggang rasa dan kepedulian. Warga merasa tidak dianggap,” tegasnya.
Salah seorang warga Cluster Virginia, Butan Halid, purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir kolonel, mengatakan aksi protes ini dilandasi alasan kemanusiaan serta tanggung jawab moral terhadap warga lansia di lingkungan tersebut.
