JABARONLINE.COM, Muaro Jambi, – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR Indonesia (Aspekpir Indonesia) menggelar Workshop Inovasi Sawit untuk Perempuan di Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (17/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas petani sawit serta mendorong tumbuhnya UMKM berbasis kelapa sawit melalui pengembangan produk turunan bernilai tambah.
Workshop tersebut menegaskan komitmen BPDP dan Aspekpir dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat perkebunan, khususnya perempuan, agar mampu mengambil peran lebih besar dalam rantai nilai industri sawit nasional.
Sawit sebagai Bahan Utama Produk Kosmetik dan Perawatan Tubuh
Dalam sesi materi, BPDP juga menyampaikan narasi strategis terkait pemanfaatan kelapa sawit dalam industri kosmetik dan perawatan tubuh. Minyak sawit dan turunannya diketahui banyak digunakan karena memiliki sifat melembapkan, melembutkan kulit, membersihkan, serta menstabilkan tekstur produk.

Beberapa kandungan turunan sawit yang umum dipakai di industri kosmetik antara lain:
- Asam palmitat dan asam stearat sebagai emolien dan pembentuk tekstur krim
- Gliserin sebagai humektan untuk menjaga kelembapan kulit
- SLS dan SLES sebagai bahan pembersih dan pembentuk busa pada sabun dan sampo
- Tocotrienol (Vitamin E dari sawit) sebagai antioksidan alami pelindung kulit
